Dahlan Iskan: Kalau Masih Antre, Besok Saya Gratisin Lagi

Senin, 19 Maret 2012


JAKARTA - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan berjanji akan kembali menggratiskan mobil yang terjebak dalam antre panjang di depan pintu tol Semanggi.

Sebelumnya, pada Senin (20/3/2012) pagi, Dahlan menggratiskan sekitar 100 mobil yang terlibat antrean panjang di pintu tol Semanggi. "Kalau pas saya lewat, saya gratisin lagi," kata Dahlan ketika dihubungi Kompas.com, Senin.

Dahlan mengatakan, dirinya ingin agar manajemen jalan tol ditangani secara baik. Jumlah mobil yang antre di depan loket gerbang tol tak boleh lebih dari 5 unit.

Dahlan mengatakan akan memberikan sanksi kepada manajemen tol jika kondisi antrean di gerbang tol tak membaik. "Saya akan ambil tindakan," kata Dahlan.

Kereta Cepat, Jakarta-Bandung 45 Menit



Kementerian Infrastruktur dan Transportasi Jepang menunjuk Japan Railway Technical Service sebagai rekanan dari Yachiyo Engineering Co. Ltd, sebagai penggarap studi pembangunan kereta supercepat Jakarta-Bandung. Ini merupakan tindak lanjut kerjasama pemerintah Indonesia-Jepang dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Dalam studi itu, Jakarta-Bandung bisa ditempuh hanya dalam 45 menit. Jauh lebih cepat dengan kereta saat ini yang memakan waktu 3 jam. 

Agar mempersingkat waktu perjalanan, kereta supercepat itu harus berjalan di atas 200 km per jam. Mengingat kondisi wilayah Jakarta-Bandung yang berbukit, mungkinkan kereta supercepat Jepang bisa tetap mulus?

Dalam data paparannya, Cikampek menuju Bandung memiliki tingkat kemiringan 25 derajat. Dengan kemiringan ini, Jepang yakin masih bisa menaklukkan wilayah ini.


Jepang memiliki dua kereta andalannya yaitu JR EAST Seri E5 dan JR EAST Seri E2. Di negeri aslinya, kereta ini diberi nama Shinkansen. Kereta ini diyakini mampu berlari 210 km per jam di lintasan miring. Jadi, tak masalah kondisi perbukitan tetap bisa dilalui kereta supercepat.

Berikut studi kelayakan berdasarkan waktu tempuh perjalanan kereta api cepat Jakarta-Bandung:

1. Tipe Kereta Api Super Express dengan perjalanan Jakarta-Airport Baru-Bandung membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit.

2. Tipe Kereta Api Airport Shuttle dengan perjalanan Jakarta-Bandara yang baru (Karawang), membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit.

3. Tipe Kereta Api Express dengan perjalanan Jakarta sampai Bandung dengan pemberhentian disetiap stasiun membutuhkan waktu kurang lebih 50 menit.

Puting Beliung Juga Terjang Bali, 2 Tewas

Sabtu, 17 Maret 2012


Imbauan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar warga Bali mewaspadai turunnya hujan angin disertai petir rupanya tebukti. Sabtu malam 17 Maret 2012, hampir sebagian wilayah Pulau Bali dilanda hujan deras disertai angin kencang dan petir sambar menyambar. Hujan turun sekira pukul 22.45 WITA.

Pusat Pengendalian Operasinal Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Bali langsung memonitor situasi di lapangan. 

Anto, warga Kota Denpasar mengaku takut dengan keadaan cuaca yang terjadi sekitar satu jam itu. "Anginnya mengerikan," kata dia. 

Angin puting beliung yang mengamuk hampir di sebagian besar daerah di Bali menyebabkan ratusan rumah rusak dan pohon tumbang. Angin puting beliung ini juga menyebabkan dua orang tewas tertimpa atap bale gong (ruang penyimpanan gamelan gong) saat sedang sembahyang di Pura Air Jeruk, Sukawati, Gianyar.

Korban tewas akibat tertimpa bale gong ini bernama I Ketut Nada asal Pakuwudan dan I Ketut Sumarna asal Sukawati, Gianyar. Pada saat itu, kedua korban bersama lima orang lainnya berada di Pura Air Jeruk. Sekitar pukul 22.40 WITA angin keras disertai hujan lebat melanda kawasan ini. "Waktu itu ada sekitar enam orang sedang sembahyang di Pura," jelas Wayan, salah seorang keluarga korban yang ditemui di RS Darma Yadnya.

Lalu saat angin kencang dan hujan lebat ini terjadi, atap bale gong tiba-tiba ambruk dan menimpa kerumunan orang yang sedang tangkil di pura ini. Korban meninggal, Ketut Nada mengalami luka serius di bagian kepala karena tertimpa atap bale gong dan langsung meninggal di tempat. Sementara itu, satu korban lainnya I Ketut Marna mengalami patah kaki dan tidak sadarkan diri. Korban I Ketut Dana di bawa ke RS Ganesha, Gianyar dan korban lainnya I Ketut Sumarna sempat dirawat di RS Darma Yadnya, Denpasar dan akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan.

Saat atap roboh keduanya tertimpa langsung atap bale gong, sedang lima orang lainnya berhasil menyelamatkan diri. "Waktu itu kedua korban sedang bersama dan langsung tertimpa atap bale gong. Lima orang lainnya berhasil selamat," jelas Wayan.

Pantauan VIAnews.com, selain di Gianyar, angin puting beliung juga memporak-porandakan Kota Denpasar. Tercatat belasan titik mengalami kerusakan parah mulai atap rumah hancur hingga tumbangnya pohon.

Di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar tepat di depan Kantor TVRI, satu pohon berukuran besar roboh dan melintang di badan jalan. Akibatnya arus di Jalan Cok Agung Tresna dialihkan ke arah lainnya. Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Melati, Jalan Danau Tempe dan depan Kantor DPRD Bali di kawasan Renon, Denpasar.

Selain itu ratusan atap rumah juga dilaporkan beterbangan saat angin ngelinus mengamuk. Di kawasan Gelogor Carik, Denpasar puluhan warga harus mengungsi setelah angin menerbangkan dan merusak atap rumah. Kepala Pusat Pengendalian Opersional Penaggulangan Bencana (Pusdalops PB) ProvinsiBali, I Gede Jaya Seratabrana mengaku timnya sudah turun ke lapangan untuk menginventarisasi kerusakan dan jumlah korban. "Tim sudah turun ke lapangan untuk memonitor situasi," kata Seratabrana kepada VIVAnews.com.

Sebelumnya Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, Wayan Suardana mengimbau kepada warga Bali untuk mewaspadai cuaca yang belum bersahabat akibat badai Lan yang terjadi di Teluk Australia.

Pemain Chelsea Pesta usai Singkirkan Napoli

Jumat, 16 Maret 2012

Chelsea sukses menyingkirkan Napoli di leg 2 babak 16 besar Liga Champions, Rabu 14 Maret 2012. Tim yang diasuh oleh manajer interim Roberto Di Matteo itu di luar dugaan berhasil menggulung Napoli 4-1. Padahal, di leg 1 mereka dikalahkan 1-3.

Tentu saja skuad The Roman Emperor merayakan sukses kecil itu. Seusai pertandingan, beberapa pemain Chelsea menghabiskan waktu di klub malam Aura di daerah West End, Inggris.

Seperti dilaporkan The Sun, beberapa pemain seperti Didier Drogba, Juan Mata dan pencetak gol kemenangan Branislav Ivanovic tampak menikmati euforia kemenangan usai menyingkirkan Napoli. Tidak lama setelah kedatangan mereka, Ashley Cole, Florent Malouda, Michael Essien dan David Luiz juga ikut bergabung.

Tapi, pesta kemenangan itu tidak dihadiri oleh sang kapten John Terry dan juga Frank Lampard. Sepertinya mereka lebih memilih untuk merayakannya bersama keluarga masing-masing.

Seusai pertandingan, Drogba dengan antusias mengatakan sudah lama tidak merasakan kegembiraan seperti itu. Menurutnya, kemenangan atas Napoli tersebut jadi salah satu kemenangan terbaik selama kariernya di Chelsea.

Sama seperti Drogba, Di Matteo juga sangat antusias menyambut kemenangan The Blues. Menurutnya, pertandingan itu merupakan malam terindah untuknya selama berada di Stamford Bridge.

Meski begitu, posisi Chelsea di Premier League belum aman. The Blues masih berada di peringkat 5 klasemen sementara dan terlempar dari zona Liga Champions.

Chelsea tak boleh lama bereuforia karena selanjutnya harus menghadapi Manchester City yang baru tersingkir dari ajang Liga Europa. Tentu, City akan tampil habis-habisan untuk menjaga peluang menjadi jawara Premier League musim 2011-12.

Tabung Gas 12 Kg Meledak, 2 Tewas 8 Luka-luka

Dua orang tewas dan 8 lainnya luka-luka setelah gas tabung berukuran 12 kilogram meledak di Kampung Coyudan RT 03 RW 14 Kelurahan Parakan Kauman Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung, Jumat 16 Maret 2012 pukul 14.10 WIB.

Tak hanya memakan korban. Ledakan gas juga merusak tiga rumah yakni milik Hadi Rusmin, Asmara dan Asdullah.

Berdasarkan keterangan dari Mapolres Temanggung, peristiwa naas berawal ketika Suwarti, 56 tahun, istri Hadi Rusmin yang kesehariannya bekerja sebagai penjual jamu gendong hendak merebus air dengan kompor gas.

Ketika menyalakan kompor, tiba tiba tabung gas 12 kg miliknya meledak hingga mengakibatkan rumah lantai dua miliknya roboh dan menimpa 2 buah rumah tetangga yang berada dibelakangnya.

Suwarti dan anaknya, Hasti Virya (4) langsung tewas di tempat.

Sementara, delapan orang luka-luka yakni, Mualimin (35), Wartini (6), Sapto Adi Pamungkas (15), Sabaniyah (37), Solihatin Nadifah (8), Hadi Rusmin (62), Asdullah (61) dan Fatimah (80).

Umumnya mereka mengalami luka-luka akibat hantaman benda keras. Korban luka saat ini sudah ditangani di rumah sakit terdekat.

Akibat peristiwa ini, kerugian dari rumah yang ambruk diperkirakan mencapai Rp135 juta.

Asyik Teleponan, Pejalan Kaki Sekarat Disambar Kereta

Minggu, 11 Maret 2012

JAKARTA - Jangan sembarangan main handphone di keramaian umum, karena taruhannya nyawa! Seperti yang dialami seorang pejalan kaki di Stasiun Kebayoran, Jakarta. Karena terlalu dekat dengan rel kereta api dan tak mendengar kereta datang, ia tersambar kereta, Minggu (11/3), sekitar pukul 13.00 siang gara-gara asyik teleponan dengan HP. 


Di tengah panas terik, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit, tempat kejadian yang berdekatan dengan pos keamanan dan juga jalan raya kemudian dijaga beberapa petugas polisi. "Orangnya lagi teleponan, menghadap ke belakang. Dia tidak tahu ada kereta datang dari belakangnya. Sudah ada yang meneriaki untuk menghindar tapi tidak didengar," kata seorang pedagang asongan di kereta KRL jurusan Serpong-Tanah Abang sambil menunjukkan tempat lokasi kejadian yang sedang dijaga polisi.

Insiden kecelakaan itu tak sampai mengganggu jadwal perjalanan kereta baik dari Tanah Abang maupun dari Serpong. Kejadian itu menjadi perbincangan para pedagang asongan. Tak hanya di stasiun Kebayoran, para pedagang asongan di stasiun Sudimara pun ramai membicarakan insiden tersebut. "Orang yang keserempet kereta sekarat kayaknya, keluar darah dari hidungnya. Sudah dibawa ke Rumah sakit," katanya.

Umi, seorang ibu penumpang kereta KRL mengatakan kejadian serupa bukan satu kali terjadi. "Dulu malah satu keluarga yang jadi korban, di pinggir rel kesambar kereta. Gara-garanya mereka tak sadar ada kereta karena sedang asik teleponan," katanya.

Koalisi tak Biarkan Demokrat Ambil Untung Kenaikan BBM

JAKARTA - Pengalaman Pemerintahan SBY dan Partai Demokrat menaikkan bahan bakar minyak membuat suaranya anjlok tapi naik kembali dengan program bantuan langsung tunai, tak akan dibiarkan partai lain dan koalisi. Mereka tak membiarkan Demokrat untung sendiri.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia Adjie Alfaraby menilai, Demokrat pada 2005 lalu menaikkan BBM dan suaranya anjlok. Tapi popularitasnya menggurita pada 2008 dan 2009, dua kali menurunkan harga BBM, ditambah dua kali kucurkan BLT.

"Partai politik lain pasti tak akan membiarkan ini terjadi. Mereka akan bereaksi aktif soal BBM dan BLT. Mereka tak mau rugi dan tak rela hanya partai lain yang memeroleh keuntungan politik dari kebijakan ini," ujar Adjie di Kantor LSI, Jakarta, Minggu (11/3/2012).

Menurut Adjie, menaikkan BBM dan mengucurkan BLT tak semata kebijakan publik pemerintah SBY. Di balik itu tersembunyi perhitungan politik masa depan Demokrat mendekati 2014. Ia meyakini kenaikan BBM diimbangi turunnya BLT menjadi isu paling hot jelang 2014.

Menengok pada 2005, suara SBY dan Demokrat anjlok setelah menaikkan BBM. LSI mencatat Agustus 2005-Januari 2006, dukungan pada Demokrat dan SBY kurang lebih 5-10 persen. Tapi pada 2008-2009, petaka itu menjadi berkah. SBY menurunkan dua kali BBM dan dua kali mengucurkan BLT.

Makanya, pesaing Demokrat akan keras agar kenaikan BBM tidak terlalu tinggi. Pasalnya pemerintah SBY akan mendapat kesempatan menurunkan kembali harga BBM menjelang 2014 dan itu akan menguntungkan Demokrat karena dinilai paling berjasa.

Survey LSI dari 5-8 Maret menunjukkan sebanyak 54.27 persen responden menyalahkan Demokrat karena kenaikan BBM. Tapi secara bersamaan, lebih banyak yang setuju dengan BLT yakni 54.36 persen. "Jika dijalankan, 54.36 persen publik menyatakan Demokrat berjasa," terangnya.

Tewasnya Olivia Ingatkan Tragedi Pilu Nike Ardilla

JAKARTA - Kematian tragis model cantik belia, Olivia Dewi, dalam kecelakaan mobil di kawasan Sudirman Jakarta Pusat, Sabtu dini hari, 10 Maret 2012, mengingatkan kita pada insiden memilukan serupa yang menimpa empat selebritis Indonesia beberapa tahun silam. Siapa saja mereka? Berikut ini catatannya. 

- Nike Ardila
Tewasnya Nike Ardilla barangkali adalah musibah di dunia hiburan Indonesia yang paling banyak ditangisi oleh penggemarnya. Betapa tidak? Pemilik nama panjang Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi yang tewas Maret 1995 silam itu meninggalkan jutaan penggemarnya ketika sang biduan tengah berada di puncak popularitas.
Diva pop belia ini tewas setelah mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata, Bandung. Nike Ardilla merupakan penyanyi, bintang film, model, bintang iklan dan seniman paling sukses di semua bidang entertainment. Ya menyanyi, jadi bintang film, laris jadi bintang iklan, dan sederet karir lainnya.
Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati oleh penggemarnya sepanjang tahun. Bahkan ada Museum Nike Ardilla untuk mengenang barang-barang bersejarah almarhumah pelantun lagu 'Bintang Kehidupan' itu.

- Sophan Sophiaan
Setelah bertahun-tahun sukses di dunia perfilman, Sophan terjun ke panggung politik dan pernah aktif di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Aktor kawakan ini meninggal dunia pada 17 Mei 2008 dalam sebuah kecelakaan motor di Ngawi, Jawa Timur.

- Taufik Savalas
Ini adalah artis bertalenta tinggi di bidang komedi, dunia presenter bahkan ia juga pandai berdakwah.
Taufik Savalas atau Muhammad Taufik bin Muhammad Yusuf Masri adalah tewas dalam tabrakan mobil di Jawa Tengah. Ia dimakamkan di Tempat Pemakaman Keramat Tengkele di Desa Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Banten, tempat leluhurnya.
11 Juli 2007, Taufik kecelakaan di Purworejo hingga merenggut nyawanya. Ia meninggal pada usia 41 tahun dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Bagelen, Purworejo ketika menuju  Purbalingga untuk mengemban tugas sebagai duta produk sabun kesehatan.

- Valia Rahma
Valia Rahma memang tidak setenar Nike Ardila. Tapi wajahnya cukup dikenal di dunia 'public speaking' lewat karirnya sebagai presenter. Wajah cantiknya juga sering nongol dalam berbagai sinetron meski awal kariernya dimulai dengan menjadi model. Kemudian, ia juga ikut bermain dalam film "Hantu Jeruk Purut" pada tahun 2006. "Planet Remaja" adalah salah satu mata acara televisi yang pernah dia bawakan dengan apik.

3 Titik Kebakaran di Mal Terbesar Pekanbaru

Jumat, 09 Maret 2012

Mal SKA Pekanbaru yang terbakar sejak petang tadi, hingga pukul 21.00 WIB, masih dilalap api. Setidaknya ada tiga titik kebakaran. Salah satunya adanya di lantai dasar, tepatnya di Hypermart.

Namun, pihak pemadam kebakaran mengaku sudah bisa menguasai api. Petugas pemadam saat ini juga sudah berhasil masuk ke mal.

Sebelumnya, mal dipenuhi asap, sehingga menyulitkan petugas masuk. Hanya dengan menggunakan tabung oksigen, petugas bisa masuk mengingat banyaknya asap.

"Ada 10 unit mobil pemadam kebakaran yang kami kerahkan untuk memadamkan api. Saat ini, petugas dan mobil masih dikerahkan di TKP," ujar Kabid Kebakaran Pekanbaru, Zul Azni, Jumat 9 Maret 2012.

Ia melihat bagian dalam mal banyak yang terbakar. Beberapa toko banyak dagangan yang rusak, karena panas dari kobaran api dari lantai dasar.

Sejauh ini, pihak pemadam belum menemukan adanya korban yang kemungkinan terjebak di dalam mal. Arus listrik di Mal SKA putus. Sementara itu, masyarakat terlihat berkerumun menyaksikan kebakaran.

Namun, beberapa warga ada yang mengalami luka-luka. Dan sebagian mereka ada yang dirawat di rumah sakit terdekat.

Sejauh ini, belum ada keterangan dari pihak Mal SKA terkait kebakaran itu. Pihak pemadam kebakaran juga belum bisa memastikan sebab dan sumber kebakaran.

Lapor Sertifikat Raib, Wanita 70 Tahun Dibui

Sial benar nasib Ni Ayu Made Oka (70). Bermaksud melaporkan sertifikat tanahnya seluas 3 hektare yang hilang, nenek itu malah dibui.

Kamis 8 Maret 2012, merupakan hari yang kelam bagi istri Ida Bagus Rai Pathiputra itu. Ia diputus Mahkamah Agung 10 bulan menghuni rumah tahanan Kabupaten Bangli.

"Kasasi MA turun kemarin dan istri saya langsung dieksekusi dibawa ke Rutan Bangli," kata Pathipura, suaminya, saat dihubungi Jumat 9 Maret 2012.

Pathipura sendiri adalah mantan ketua Pengadilan Negeri Klungkung. Ia mengaku putusan MA bak petir di siang bolong. Bagaimana tidak, di saat proses hukum yang berjalan terkait gugatan perdata terhadap IB Sunardi dan praperadilan terhadap tim penyidik Polda Bali, sang istri harus menerima kenyataan pahit.

"Hukum dirampas. Tak ada lagi keadilan. Rakyat makin sulit mendapat keadilan karena praktik tak terpuji aparat hukum," kata mantan hakim itu.

Kasus nenek Made Oka bermula dari laporannya ke Polda Bali tentang pembuatan Berita Acara Palsu (BAP) oleh penyidik Ida Bagus Megeng, I Ketut Sudiartha, dan IB Sunardi. Kasus dugaan BAP palsu berawal saat Made Oka kehilangan sertifikat tanah seluas 3 hektare di Kabupaten Bangli. Belakangan diketahui sertifikat itu ada di tangan Sunardi. Rupanya, sertifikat itu telah dijual seseorang ke Sunardi.

Istrinya kemudian justru dilaporkan Sunardi dengan tuduhan membuat keterangan palsu. "Istri saya telah dinyatakan tersangka, padahal belum pernah diperiksa," ucapnya. Oleh Pengadilan Negeri Bangli, Made Oka dinyatakan bersalah dan divonis 10 bulan penjara.

Setelah banding, akhirnya sang istri dinyatakan tidak bersalah dan diputus bebas oleh Pengadilan Tinggi Bali. Namun, jaksa mengajukan kasasi, sampai akhirnya MA mengeluarkan putusan mengeksekusi hukuman 10 bulan penjara terhadap ibu empat anak ini.

"Istri saya kehilangan sertifikat, tanahnya tidak dijual, dan tidak pernah menerima uang, kok malah dihukum. Semua BAP dan tanda tangan yang dibuat polisi adalah palsu," katanya.

Sistemik

Karena itu, dia menilai ada kejahatan sistemik yang terjadi melibatkan oknum aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut. "Saya tidak akan pernah berhenti mengungkap kebenaran dan melawan praktik kotor aparat hukum. Istri saya menjadi korban ketidakadilan dan mafia hukum," katanya lantang.

Pathiputra sendiri telah melaporkan tim penyidik Polda Bali dengan laporan Polisi LP/396/XII/2006 2 Desember 2006 tentang tindak pidana kejahatan terhadap kekuasaan hukum, sumpah palsu, dan pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 220 KUHP, pasal 242 KUHP dan 263 KUHP.

Dia membawa kasus ini karena istrinya Made Oka menjadi korban dari pembuatan BAP palsu yang diduga dilakukan Ajun Komisaris Besar Polisi berinisial IBM yang pernah menjabat Kasubdit III Direskrim Polda Bali.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Hariadi menyatakan belum mendapatkan data pasti mengenai kasus ini. "Namun complain yang disampaikan itu pasti ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum," katanya.

Mobil di Atas 700 cc Bakal Kena Cukai

Pemerintah tengah mengkaji pengenaan cukai atas mobil berkapasitas mesin di atas 700 cc. Wacana tersebut sebagai skema perlindungan industri otomotif Tanah Air dan pengoptimalan penerimaan negara dari sisi cukai.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Agung Kuswandono, mengatakan kajian ini baru tahap awal, sebagai alternatif pengganti dari kebijakan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

“Yang dikenai cukai yang di atas 700 cc. Mobil ramah lingkungan tidak kena supaya terjadi perimbangan. Tapi, ini masih sangat awal, kami masih mengkaji lagi,” kata Agung saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 9 Maret 2012.

Agung mengatakan, jika pengenaan cukai itu sepakat diberlakukan pemerintah, nantinya hanya mobil murah dan ramah lingkungan (low cost dan green car) berkapasitas mesin di bawah 700 cc yang bisa terbebas dari ketentuan cukai.

Dia menambahkan, usul pengenaan cukai atas mobil sebetulnya berasal dari wacana Kementerian Koordinator bidang Perekonomian. Namun, untuk pelaksanaan kebijakannya, diserahkan kepada Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Bea Cukai sendiri bertindak sebagai pelaksana dari kebijakan pengenaan cukai tersebut.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan menyiapkan insentif cukai untuk produk mobil low cost dan green car. Langkah ini merupakan bentuk kompensasi terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Hatta telah berkoordinasi dengan kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan. Dengan langkah ini, pemerintah berharap industri otomotif dalam negeri dapat berkembang dengan baik.

Ada Oknum Polisi Dalam Perampok Emas Ciputat

Senin, 05 Maret 2012

Aparat Kepolisian Metro Jaya telah menangkap tujuh orang pelaku perampokan empat toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Berdasarkan keterangan saksi, tersangka Erwanto yang ditangkap di Serang, Banten sempat menitipkan mobil yang mengangkut para perampok ke seorang polisi.


Oknum polisi itu merupakan anggota Polda Lampung. Hubungan antara okum tersebut dan Erwanto merupakan kerabat dekat. "Memang ada satu anggota Polda Lampung yang masih kami dalami keterkaitannya dengan perampokan di Ciputat," ujar Kepala Sub Direktorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan, di Jakarta, Senin 5 Maret 2012.


Dijelaskan Herry, setelah menitipkan mobilnya ke oknum polisi tersebut, Erwanto kemudian pergi melarikan diri ke Bandung. Kepergiaannya ke Bandung, lanjut Herry untuk melunasi mobil yang dibeli secara kredit. "Dia pakai uang Rp26 juta untuk melunasi mobil yang diduga didapat dari hasil perampokan toko emas," ucapnya.


Erwanto dibekuk tim khusus kemarin siang. Dia berperan sebagai orang yang membantu pelaku melarikan diri. Pelaku turut menyediakan kendaraan dan mengajak tersangka AS untuk bersembunyi di rumahnya di Serang, Banten. Saat menangkap Erwanto, polisi juga mengamankan uang senilai Rp20 juta.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto menjelaskan, satu hari sebelum melakukan aksinya, para pelaku merencanakan perampokan sekitar pukul 19.00 WIB, di rumah MI alias Wongso. Disepakati bahwa aksi itu dipimpin MI, AS, dan H.


Kemudian AS yang mendapat tugas untuk menggambar TKP. MI dan H, yang masih buron berperan mempersiapkan sarana seperti mobil, motor, dan senjata api. Jumat, 24 Februari 2012, sekitar pukul 10.00 WIB para pelaku berkumpul di KFC Ciputat untuk memastikan tugas masing-masing.


"Selanjutnya delapan pelaku menggunakan motor Yamaha Jupiter MX, Mio, Vega, dan Honda Beat, menuju sasaran. Empat orang menunggu di dalam mobil," kata Toni, yang ditangkap polisi karena ikut membantu tersangka bersembunyi.


Setelah selesai melakukan perampokan, mereka langsung kabur menuju ke arah tol untuk pergi ke Serang dan bertemu Toni yang sudah menyiapkan tempat persembunyian.


Di tempat persembunyian, para pelaku mencari pembeli emas hasil rampokan mereka. Setelah barang terjual, dan membagi rata hasilnya, seluruh pelaku langsung membubarkan diri. Hasil penjualan emas di Pasar Ciputat mencapai Rp1,8 miliar, kemudian dibagikan kepada 12 orang yang terlibat dan sesuai dengan perannya.

Gempa 5,5 SR Terasa Menghentak di Aceh

Dari segi ukuran, gempa ini termasuk sedang. Namun, lindu berkekuatan 5,5 pada Skala Richter yang terjadi di sekitar pukul 13.55 WIB dirasakan oleh sebagian besar masyarakat.


Gempa lokal ini berpusat di 31 kilometer arah tenggara Aceh Tengah. Dirasakan cukup kuat oleh warga di beberapa kawasan seperti Lhokseumawe, Bireun, Pidie, dan Banda Aceh. Namun gempa tidak menimbulkan kepanikan warga.


"Gempanya lumayan kuat, ada beberapa kali hentakan, warga hanya ke luar rumah," kata Chasril Hanif, warga Batu Phat, Lhokseumawe, Senin 5 Maret 2012.


Badan Metereologi dan Geofisika mencatat gempa berada pada posisi 4,19 Lintang Utara hingga 97,10 Bujur Timur. Gempa darat ini berada pada kedalaman 10 kilometer.


Gempa juga tidak berpotensi tsunami. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa tersebut.

SBY Minta PSSI Introspeksi

Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, angkat bicara mengenai kekalahan memalukan 0-10 Timnas Indonesia dari Bahrain. Presiden meminta PSSI melakukan introspeksi atas kekalahan tersebut.


SBY memang tidak menyaksikan langsung pertandingan Indonesia melawan Bahrain pada laga terakhir Grup E Pra Piala Dunia 2014, 29 Februari lalu. Namun, Presiden terkejut dan langsung mencari tahu penyebab kekalahan terbesar dalam sejarah Indonesia tersebut.


"Kenapa kalahnya luar biasa telaknya," ujar SBY di Kantor Presiden, Senin 5 Maret 2012 siang.


SBY menegaskan dirinya mendapat laporan bahwa Timnas yang diasuh Aji Santoso tidak mendapatkan persiapan tak matang. Selain itu kinerja wasit asal Lebanon, Andre El Haddad, yang sering mengeluarkan keputusan yang menguntungkan tuan rumah.


"Tim katanya tidak siap, ada perilaku wasit yang tidak baik. Silakan gunakan jalur FIFA. Kalo merasa keberatan, silakan," tegas SBY.


Meski mendukung langkah PSSI memprotes kinerja wasit El Haddad, SBY tetap meminta PSSI introspeksi atas kekalahan memalukan tersebut.


"Lakukan introspeksi mengapa (kita kalah telak) di Bahrain. Yang lainnya saya lihat bagus, luar biasa perjuangan anak-anak kita. Saya mendapat sms, tolong Pak SBY, pemerintah turun tangan," papar Presiden.


Terakhir SBY memastikan kalau pemerintah tidak akan melakukan intervensi untuk menyelesaikan kisruh sepakbola nasional. SBY tidak ingin sepakbola Indonesia mendapat sanksi dari FIFA jika pemerintah ikut campur.


"Bahkan di negara manapun, negara tidak boleh begitu saja melakukan intervensi. Yang melakukan intervensi biasanya langsung di-banned, dibekukan, dilarang. Kita tidak ingin sepakbola di negeri kita di-banned oleh FIFA," tutupnya.

SBY Berpeluang Turun Tangan Atasi Kisruh PSSI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa serta-merta mencampuri permasalahan yang melanda PSSI saat ini. Meski demikian, bukan berarti dirinya bakal tinggal diam bila PSSI ternyata gagal menyelesaikannya.


"Saya pikir pemerintah tidak harus selalu campur tangan. Kami kasih kehormatan sekarang kepada PSSI. Utamakan kepentingan rakyat. Kalau ada konflik, ada Statuta dari FIFA," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Negara, Senin, 5 Maret 2012.


"Tapi, saya secara pribadi merasa perlu ikut masuk dalam urusan sepak bola ini," SBY menambahkan.


Di hadapan wartawan, SBY mengungkapkan "intervensi" yang pernah dilakukannya terhadap PSSI. Salah satunya adalah saat menginisasi kongres sepak bola nasional (KSN) di Malang, Jatim, 11 Maret 2010


"Waktu itu ada suara-suara menurunkan ketua PSSI, Nurdin Halid. Saya langsung tidak setuju. Jangan melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan norma organisasi," kata SBY.


"Kalau topiknya kongres sepak bola, mari kita bicara bagaimana memajukan sepakbola di negeri kita," beber SBY.


SBY juga mengaku pernah turun tangan saat PSSI berniat menaikkan harga tiket Piala AFF 2010. SBY juga pernah memanggil Ketua KONI, KOI, dan Menpora saat perselisihan pengurus PSSI mengalami deadlock. Saat itu Indonesia sedang di ambang sanksi FIFA.


"Saya, dengan niat yang baik, undang ketua KONI, KOI, Menpora. 'Tolonglah pendekatan yang baik ke FIFA. Jika sampai dilarang atau dibekukan, yang marah dan sedih rakyat kita. Tolonglah dilakukan pendekatan yang baik'. Alhamdulillah cara-cara itu membuat Indonesia tidak jadi dapat sanksi dari FIFA," kata SBY.


Seperti diketahui, konflik PSSI tak juga berujung meski Kongres Luar Biasa (KLB) telah berhasil memilih kepengurusan baru di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin. Bahkan anggota-anggota PSSI yang merasa tidak puas dengan kebijakan keputusan baru, telah membentuk badan baru yang kini sedang mempersiapkan agenda Kongres Luar Biasa (KLB), 18 Maret 2012. KLB bertujuan untuk memilih kembali para pejabat exco termasuk ketua umum PSSI dan wakil ketua umum.


Konflik yang melanda PSSI juga kini berimbas kepada Timnas. PSSI yang berlindung di balik surat FIFA tertanggal 21 Desember 2011 memutuskan untuk mendepak para pemain-pemain yang berlaga di Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12 dari skuad Merah Putih. ISL dianggap liga ilegal yang tidak berada di bawah naungan PSSI.



Akibat kebijakan ini, PSSI terpaksa merombak total skuad Pra Piala Dunia (PPD) 2014 yang harus melakoni laga terakhir kontra Bahrain. Dengan materi seadanya, timnas akhirnya kalah dengan skor yang cukup memalukan, yakni 0-10. FIFA kini sedang mengadakan penyelidikan terhadap dugaan pengaturan skor dalam laga ini.