Artikel Terpopuler
Artikel Blog
-
▼
2012
(32)
-
▼
Maret
(15)
- Dahlan Iskan: Kalau Masih Antre, Besok Saya Gratis...
- Kereta Cepat, Jakarta-Bandung 45 Menit
- Puting Beliung Juga Terjang Bali, 2 Tewas
- Pemain Chelsea Pesta usai Singkirkan Napoli
- Tabung Gas 12 Kg Meledak, 2 Tewas 8 Luka-luka
- Asyik Teleponan, Pejalan Kaki Sekarat Disambar Kereta
- Koalisi tak Biarkan Demokrat Ambil Untung Kenaikan...
- Tewasnya Olivia Ingatkan Tragedi Pilu Nike Ardilla
- 3 Titik Kebakaran di Mal Terbesar Pekanbaru
- Lapor Sertifikat Raib, Wanita 70 Tahun Dibui
- Mobil di Atas 700 cc Bakal Kena Cukai
- Ada Oknum Polisi Dalam Perampok Emas Ciputat
- Gempa 5,5 SR Terasa Menghentak di Aceh
- SBY Minta PSSI Introspeksi
- SBY Berpeluang Turun Tangan Atasi Kisruh PSSI
-
▼
Maret
(15)
Dahlan Iskan: Kalau Masih Antre, Besok Saya Gratisin Lagi
Kereta Cepat, Jakarta-Bandung 45 Menit
Puting Beliung Juga Terjang Bali, 2 Tewas
Pemain Chelsea Pesta usai Singkirkan Napoli
Tentu saja skuad The Roman Emperor merayakan sukses kecil itu. Seusai pertandingan, beberapa pemain Chelsea menghabiskan waktu di klub malam Aura di daerah West End, Inggris.
Seperti dilaporkan The Sun, beberapa pemain seperti Didier Drogba, Juan Mata dan pencetak gol kemenangan Branislav Ivanovic tampak menikmati euforia kemenangan usai menyingkirkan Napoli. Tidak lama setelah kedatangan mereka, Ashley Cole, Florent Malouda, Michael Essien dan David Luiz juga ikut bergabung.
Tapi, pesta kemenangan itu tidak dihadiri oleh sang kapten John Terry dan juga Frank Lampard. Sepertinya mereka lebih memilih untuk merayakannya bersama keluarga masing-masing.
Seusai pertandingan, Drogba dengan antusias mengatakan sudah lama tidak merasakan kegembiraan seperti itu. Menurutnya, kemenangan atas Napoli tersebut jadi salah satu kemenangan terbaik selama kariernya di Chelsea.
Sama seperti Drogba, Di Matteo juga sangat antusias menyambut kemenangan The Blues. Menurutnya, pertandingan itu merupakan malam terindah untuknya selama berada di Stamford Bridge.
Meski begitu, posisi Chelsea di Premier League belum aman. The Blues masih berada di peringkat 5 klasemen sementara dan terlempar dari zona Liga Champions.
Chelsea tak boleh lama bereuforia karena selanjutnya harus menghadapi Manchester City yang baru tersingkir dari ajang Liga Europa. Tentu, City akan tampil habis-habisan untuk menjaga peluang menjadi jawara Premier League musim 2011-12.
Tabung Gas 12 Kg Meledak, 2 Tewas 8 Luka-luka
Tak hanya memakan korban. Ledakan gas juga merusak tiga rumah yakni milik Hadi Rusmin, Asmara dan Asdullah.
Berdasarkan keterangan dari Mapolres Temanggung, peristiwa naas berawal ketika Suwarti, 56 tahun, istri Hadi Rusmin yang kesehariannya bekerja sebagai penjual jamu gendong hendak merebus air dengan kompor gas.
Ketika menyalakan kompor, tiba tiba tabung gas 12 kg miliknya meledak hingga mengakibatkan rumah lantai dua miliknya roboh dan menimpa 2 buah rumah tetangga yang berada dibelakangnya.
Suwarti dan anaknya, Hasti Virya (4) langsung tewas di tempat.
Sementara, delapan orang luka-luka yakni, Mualimin (35), Wartini (6), Sapto Adi Pamungkas (15), Sabaniyah (37), Solihatin Nadifah (8), Hadi Rusmin (62), Asdullah (61) dan Fatimah (80).
Umumnya mereka mengalami luka-luka akibat hantaman benda keras. Korban luka saat ini sudah ditangani di rumah sakit terdekat.
Akibat peristiwa ini, kerugian dari rumah yang ambruk diperkirakan mencapai Rp135 juta.
Asyik Teleponan, Pejalan Kaki Sekarat Disambar Kereta
Koalisi tak Biarkan Demokrat Ambil Untung Kenaikan BBM
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia Adjie Alfaraby menilai, Demokrat pada 2005 lalu menaikkan BBM dan suaranya anjlok. Tapi popularitasnya menggurita pada 2008 dan 2009, dua kali menurunkan harga BBM, ditambah dua kali kucurkan BLT.
"Partai politik lain pasti tak akan membiarkan ini terjadi. Mereka akan bereaksi aktif soal BBM dan BLT. Mereka tak mau rugi dan tak rela hanya partai lain yang memeroleh keuntungan politik dari kebijakan ini," ujar Adjie di Kantor LSI, Jakarta, Minggu (11/3/2012).
Menurut Adjie, menaikkan BBM dan mengucurkan BLT tak semata kebijakan publik pemerintah SBY. Di balik itu tersembunyi perhitungan politik masa depan Demokrat mendekati 2014. Ia meyakini kenaikan BBM diimbangi turunnya BLT menjadi isu paling hot jelang 2014.
Menengok pada 2005, suara SBY dan Demokrat anjlok setelah menaikkan BBM. LSI mencatat Agustus 2005-Januari 2006, dukungan pada Demokrat dan SBY kurang lebih 5-10 persen. Tapi pada 2008-2009, petaka itu menjadi berkah. SBY menurunkan dua kali BBM dan dua kali mengucurkan BLT.
Makanya, pesaing Demokrat akan keras agar kenaikan BBM tidak terlalu tinggi. Pasalnya pemerintah SBY akan mendapat kesempatan menurunkan kembali harga BBM menjelang 2014 dan itu akan menguntungkan Demokrat karena dinilai paling berjasa.
Survey LSI dari 5-8 Maret menunjukkan sebanyak 54.27 persen responden menyalahkan Demokrat karena kenaikan BBM. Tapi secara bersamaan, lebih banyak yang setuju dengan BLT yakni 54.36 persen. "Jika dijalankan, 54.36 persen publik menyatakan Demokrat berjasa," terangnya.
Tewasnya Olivia Ingatkan Tragedi Pilu Nike Ardilla
Tewasnya Nike Ardilla barangkali adalah musibah di dunia hiburan Indonesia yang paling banyak ditangisi oleh penggemarnya. Betapa tidak? Pemilik nama panjang Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi yang tewas Maret 1995 silam itu meninggalkan jutaan penggemarnya ketika sang biduan tengah berada di puncak popularitas.
Setelah bertahun-tahun sukses di dunia perfilman, Sophan terjun ke panggung politik dan pernah aktif di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Aktor kawakan ini meninggal dunia pada 17 Mei 2008 dalam sebuah kecelakaan motor di Ngawi, Jawa Timur.
Ini adalah artis bertalenta tinggi di bidang komedi, dunia presenter bahkan ia juga pandai berdakwah.
Taufik Savalas atau Muhammad Taufik bin Muhammad Yusuf Masri adalah tewas dalam tabrakan mobil di Jawa Tengah. Ia dimakamkan di Tempat Pemakaman Keramat Tengkele di Desa Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Banten, tempat leluhurnya.
- Valia Rahma
Valia Rahma memang tidak setenar Nike Ardila. Tapi wajahnya cukup dikenal di dunia 'public speaking' lewat karirnya sebagai presenter. Wajah cantiknya juga sering nongol dalam berbagai sinetron meski awal kariernya dimulai dengan menjadi model. Kemudian, ia juga ikut bermain dalam film "Hantu Jeruk Purut" pada tahun 2006. "Planet Remaja" adalah salah satu mata acara televisi yang pernah dia bawakan dengan apik.
3 Titik Kebakaran di Mal Terbesar Pekanbaru
Namun, pihak pemadam kebakaran mengaku sudah bisa menguasai api. Petugas pemadam saat ini juga sudah berhasil masuk ke mal.
Sebelumnya, mal dipenuhi asap, sehingga menyulitkan petugas masuk. Hanya dengan menggunakan tabung oksigen, petugas bisa masuk mengingat banyaknya asap.
"Ada 10 unit mobil pemadam kebakaran yang kami kerahkan untuk memadamkan api. Saat ini, petugas dan mobil masih dikerahkan di TKP," ujar Kabid Kebakaran Pekanbaru, Zul Azni, Jumat 9 Maret 2012.
Ia melihat bagian dalam mal banyak yang terbakar. Beberapa toko banyak dagangan yang rusak, karena panas dari kobaran api dari lantai dasar.
Sejauh ini, pihak pemadam belum menemukan adanya korban yang kemungkinan terjebak di dalam mal. Arus listrik di Mal SKA putus. Sementara itu, masyarakat terlihat berkerumun menyaksikan kebakaran.
Namun, beberapa warga ada yang mengalami luka-luka. Dan sebagian mereka ada yang dirawat di rumah sakit terdekat.
Sejauh ini, belum ada keterangan dari pihak Mal SKA terkait kebakaran itu. Pihak pemadam kebakaran juga belum bisa memastikan sebab dan sumber kebakaran.
Lapor Sertifikat Raib, Wanita 70 Tahun Dibui
Kamis 8 Maret 2012, merupakan hari yang kelam bagi istri Ida Bagus Rai Pathiputra itu. Ia diputus Mahkamah Agung 10 bulan menghuni rumah tahanan Kabupaten Bangli.
"Kasasi MA turun kemarin dan istri saya langsung dieksekusi dibawa ke Rutan Bangli," kata Pathipura, suaminya, saat dihubungi Jumat 9 Maret 2012.
Pathipura sendiri adalah mantan ketua Pengadilan Negeri Klungkung. Ia mengaku putusan MA bak petir di siang bolong. Bagaimana tidak, di saat proses hukum yang berjalan terkait gugatan perdata terhadap IB Sunardi dan praperadilan terhadap tim penyidik Polda Bali, sang istri harus menerima kenyataan pahit.
"Hukum dirampas. Tak ada lagi keadilan. Rakyat makin sulit mendapat keadilan karena praktik tak terpuji aparat hukum," kata mantan hakim itu.
Kasus nenek Made Oka bermula dari laporannya ke Polda Bali tentang pembuatan Berita Acara Palsu (BAP) oleh penyidik Ida Bagus Megeng, I Ketut Sudiartha, dan IB Sunardi. Kasus dugaan BAP palsu berawal saat Made Oka kehilangan sertifikat tanah seluas 3 hektare di Kabupaten Bangli. Belakangan diketahui sertifikat itu ada di tangan Sunardi. Rupanya, sertifikat itu telah dijual seseorang ke Sunardi.
Istrinya kemudian justru dilaporkan Sunardi dengan tuduhan membuat keterangan palsu. "Istri saya telah dinyatakan tersangka, padahal belum pernah diperiksa," ucapnya. Oleh Pengadilan Negeri Bangli, Made Oka dinyatakan bersalah dan divonis 10 bulan penjara.
Setelah banding, akhirnya sang istri dinyatakan tidak bersalah dan diputus bebas oleh Pengadilan Tinggi Bali. Namun, jaksa mengajukan kasasi, sampai akhirnya MA mengeluarkan putusan mengeksekusi hukuman 10 bulan penjara terhadap ibu empat anak ini.
"Istri saya kehilangan sertifikat, tanahnya tidak dijual, dan tidak pernah menerima uang, kok malah dihukum. Semua BAP dan tanda tangan yang dibuat polisi adalah palsu," katanya.
Sistemik
Karena itu, dia menilai ada kejahatan sistemik yang terjadi melibatkan oknum aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut. "Saya tidak akan pernah berhenti mengungkap kebenaran dan melawan praktik kotor aparat hukum. Istri saya menjadi korban ketidakadilan dan mafia hukum," katanya lantang.
Pathiputra sendiri telah melaporkan tim penyidik Polda Bali dengan laporan Polisi LP/396/XII/2006 2 Desember 2006 tentang tindak pidana kejahatan terhadap kekuasaan hukum, sumpah palsu, dan pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 220 KUHP, pasal 242 KUHP dan 263 KUHP.
Dia membawa kasus ini karena istrinya Made Oka menjadi korban dari pembuatan BAP palsu yang diduga dilakukan Ajun Komisaris Besar Polisi berinisial IBM yang pernah menjabat Kasubdit III Direskrim Polda Bali.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Hariadi menyatakan belum mendapatkan data pasti mengenai kasus ini. "Namun complain yang disampaikan itu pasti ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum," katanya.
Mobil di Atas 700 cc Bakal Kena Cukai
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Agung Kuswandono, mengatakan kajian ini baru tahap awal, sebagai alternatif pengganti dari kebijakan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).
“Yang dikenai cukai yang di atas 700 cc. Mobil ramah lingkungan tidak kena supaya terjadi perimbangan. Tapi, ini masih sangat awal, kami masih mengkaji lagi,” kata Agung saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 9 Maret 2012.
Agung mengatakan, jika pengenaan cukai itu sepakat diberlakukan pemerintah, nantinya hanya mobil murah dan ramah lingkungan (low cost dan green car) berkapasitas mesin di bawah 700 cc yang bisa terbebas dari ketentuan cukai.
Dia menambahkan, usul pengenaan cukai atas mobil sebetulnya berasal dari wacana Kementerian Koordinator bidang Perekonomian. Namun, untuk pelaksanaan kebijakannya, diserahkan kepada Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.
Bea Cukai sendiri bertindak sebagai pelaksana dari kebijakan pengenaan cukai tersebut.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan menyiapkan insentif cukai untuk produk mobil low cost dan green car. Langkah ini merupakan bentuk kompensasi terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Hatta telah berkoordinasi dengan kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan. Dengan langkah ini, pemerintah berharap industri otomotif dalam negeri dapat berkembang dengan baik.
Ada Oknum Polisi Dalam Perampok Emas Ciputat
Aparat Kepolisian Metro Jaya telah menangkap tujuh orang pelaku perampokan empat toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Berdasarkan keterangan saksi, tersangka Erwanto yang ditangkap di Serang, Banten sempat menitipkan mobil yang mengangkut para perampok ke seorang polisi.
Oknum polisi itu merupakan anggota Polda Lampung. Hubungan antara okum tersebut dan Erwanto merupakan kerabat dekat. "Memang ada satu anggota Polda Lampung yang masih kami dalami keterkaitannya dengan perampokan di Ciputat," ujar Kepala Sub Direktorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan, di Jakarta, Senin 5 Maret 2012.
Dijelaskan Herry, setelah menitipkan mobilnya ke oknum polisi tersebut, Erwanto kemudian pergi melarikan diri ke Bandung. Kepergiaannya ke Bandung, lanjut Herry untuk melunasi mobil yang dibeli secara kredit. "Dia pakai uang Rp26 juta untuk melunasi mobil yang diduga didapat dari hasil perampokan toko emas," ucapnya.
Erwanto dibekuk tim khusus kemarin siang. Dia berperan sebagai orang yang membantu pelaku melarikan diri. Pelaku turut menyediakan kendaraan dan mengajak tersangka AS untuk bersembunyi di rumahnya di Serang, Banten. Saat menangkap Erwanto, polisi juga mengamankan uang senilai Rp20 juta.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto menjelaskan, satu hari sebelum melakukan aksinya, para pelaku merencanakan perampokan sekitar pukul 19.00 WIB, di rumah MI alias Wongso. Disepakati bahwa aksi itu dipimpin MI, AS, dan H.
Kemudian AS yang mendapat tugas untuk menggambar TKP. MI dan H, yang masih buron berperan mempersiapkan sarana seperti mobil, motor, dan senjata api. Jumat, 24 Februari 2012, sekitar pukul 10.00 WIB para pelaku berkumpul di KFC Ciputat untuk memastikan tugas masing-masing.
"Selanjutnya delapan pelaku menggunakan motor Yamaha Jupiter MX, Mio, Vega, dan Honda Beat, menuju sasaran. Empat orang menunggu di dalam mobil," kata Toni, yang ditangkap polisi karena ikut membantu tersangka bersembunyi.
Setelah selesai melakukan perampokan, mereka langsung kabur menuju ke arah tol untuk pergi ke Serang dan bertemu Toni yang sudah menyiapkan tempat persembunyian.
Di tempat persembunyian, para pelaku mencari pembeli emas hasil rampokan mereka. Setelah barang terjual, dan membagi rata hasilnya, seluruh pelaku langsung membubarkan diri. Hasil penjualan emas di Pasar Ciputat mencapai Rp1,8 miliar, kemudian dibagikan kepada 12 orang yang terlibat dan sesuai dengan perannya.
Gempa 5,5 SR Terasa Menghentak di Aceh
Dari segi ukuran, gempa ini termasuk sedang. Namun, lindu berkekuatan 5,5 pada Skala Richter yang terjadi di sekitar pukul 13.55 WIB dirasakan oleh sebagian besar masyarakat.
Gempa lokal ini berpusat di 31 kilometer arah tenggara Aceh Tengah. Dirasakan cukup kuat oleh warga di beberapa kawasan seperti Lhokseumawe, Bireun, Pidie, dan Banda Aceh. Namun gempa tidak menimbulkan kepanikan warga.
"Gempanya lumayan kuat, ada beberapa kali hentakan, warga hanya ke luar rumah," kata Chasril Hanif, warga Batu Phat, Lhokseumawe, Senin 5 Maret 2012.
Badan Metereologi dan Geofisika mencatat gempa berada pada posisi 4,19 Lintang Utara hingga 97,10 Bujur Timur. Gempa darat ini berada pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa juga tidak berpotensi tsunami. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa tersebut.
SBY Minta PSSI Introspeksi
Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, angkat bicara mengenai kekalahan memalukan 0-10 Timnas Indonesia dari Bahrain. Presiden meminta PSSI melakukan introspeksi atas kekalahan tersebut.
SBY memang tidak menyaksikan langsung pertandingan Indonesia melawan Bahrain pada laga terakhir Grup E Pra Piala Dunia 2014, 29 Februari lalu. Namun, Presiden terkejut dan langsung mencari tahu penyebab kekalahan terbesar dalam sejarah Indonesia tersebut.
"Kenapa kalahnya luar biasa telaknya," ujar SBY di Kantor Presiden, Senin 5 Maret 2012 siang.
SBY menegaskan dirinya mendapat laporan bahwa Timnas yang diasuh Aji Santoso tidak mendapatkan persiapan tak matang. Selain itu kinerja wasit asal Lebanon, Andre El Haddad, yang sering mengeluarkan keputusan yang menguntungkan tuan rumah.
"Tim katanya tidak siap, ada perilaku wasit yang tidak baik. Silakan gunakan jalur FIFA. Kalo merasa keberatan, silakan," tegas SBY.
Meski mendukung langkah PSSI memprotes kinerja wasit El Haddad, SBY tetap meminta PSSI introspeksi atas kekalahan memalukan tersebut.
"Lakukan introspeksi mengapa (kita kalah telak) di Bahrain. Yang lainnya saya lihat bagus, luar biasa perjuangan anak-anak kita. Saya mendapat sms, tolong Pak SBY, pemerintah turun tangan," papar Presiden.
Terakhir SBY memastikan kalau pemerintah tidak akan melakukan intervensi untuk menyelesaikan kisruh sepakbola nasional. SBY tidak ingin sepakbola Indonesia mendapat sanksi dari FIFA jika pemerintah ikut campur.
"Bahkan di negara manapun, negara tidak boleh begitu saja melakukan intervensi. Yang melakukan intervensi biasanya langsung di-banned, dibekukan, dilarang. Kita tidak ingin sepakbola di negeri kita di-banned oleh FIFA," tutupnya.
SBY Berpeluang Turun Tangan Atasi Kisruh PSSI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa serta-merta mencampuri permasalahan yang melanda PSSI saat ini. Meski demikian, bukan berarti dirinya bakal tinggal diam bila PSSI ternyata gagal menyelesaikannya.
"Saya pikir pemerintah tidak harus selalu campur tangan. Kami kasih kehormatan sekarang kepada PSSI. Utamakan kepentingan rakyat. Kalau ada konflik, ada Statuta dari FIFA," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Negara, Senin, 5 Maret 2012.
"Tapi, saya secara pribadi merasa perlu ikut masuk dalam urusan sepak bola ini," SBY menambahkan.
Di hadapan wartawan, SBY mengungkapkan "intervensi" yang pernah dilakukannya terhadap PSSI. Salah satunya adalah saat menginisasi kongres sepak bola nasional (KSN) di Malang, Jatim, 11 Maret 2010
"Waktu itu ada suara-suara menurunkan ketua PSSI, Nurdin Halid. Saya langsung tidak setuju. Jangan melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan norma organisasi," kata SBY.
"Kalau topiknya kongres sepak bola, mari kita bicara bagaimana memajukan sepakbola di negeri kita," beber SBY.
SBY juga mengaku pernah turun tangan saat PSSI berniat menaikkan harga tiket Piala AFF 2010. SBY juga pernah memanggil Ketua KONI, KOI, dan Menpora saat perselisihan pengurus PSSI mengalami deadlock. Saat itu Indonesia sedang di ambang sanksi FIFA.
"Saya, dengan niat yang baik, undang ketua KONI, KOI, Menpora. 'Tolonglah pendekatan yang baik ke FIFA. Jika sampai dilarang atau dibekukan, yang marah dan sedih rakyat kita. Tolonglah dilakukan pendekatan yang baik'. Alhamdulillah cara-cara itu membuat Indonesia tidak jadi dapat sanksi dari FIFA," kata SBY.







