JAKARTA - Pengalaman Pemerintahan SBY dan Partai
Demokrat menaikkan bahan bakar minyak membuat suaranya anjlok tapi naik
kembali dengan program bantuan langsung tunai, tak akan dibiarkan partai
lain dan koalisi. Mereka tak membiarkan Demokrat untung sendiri.
Peneliti
Lingkaran Survei Indonesia Adjie Alfaraby menilai, Demokrat pada 2005
lalu menaikkan BBM dan suaranya anjlok. Tapi popularitasnya menggurita
pada 2008 dan 2009, dua kali menurunkan harga BBM, ditambah dua kali
kucurkan BLT.
"Partai politik lain pasti tak akan membiarkan ini
terjadi. Mereka akan bereaksi aktif soal BBM dan BLT. Mereka tak mau
rugi dan tak rela hanya partai lain yang memeroleh keuntungan politik
dari kebijakan ini," ujar Adjie di Kantor LSI, Jakarta, Minggu
(11/3/2012).
Menurut Adjie, menaikkan BBM dan mengucurkan BLT tak
semata kebijakan publik pemerintah SBY. Di balik itu tersembunyi
perhitungan politik masa depan Demokrat mendekati 2014. Ia meyakini
kenaikan BBM diimbangi turunnya BLT menjadi isu paling hot jelang 2014.
Menengok
pada 2005, suara SBY dan Demokrat anjlok setelah menaikkan BBM. LSI
mencatat Agustus 2005-Januari 2006, dukungan pada Demokrat dan SBY
kurang lebih 5-10 persen. Tapi pada 2008-2009, petaka itu menjadi
berkah. SBY menurunkan dua kali BBM dan dua kali mengucurkan BLT.
Makanya,
pesaing Demokrat akan keras agar kenaikan BBM tidak terlalu tinggi.
Pasalnya pemerintah SBY akan mendapat kesempatan menurunkan kembali
harga BBM menjelang 2014 dan itu akan menguntungkan Demokrat karena
dinilai paling berjasa.
Survey LSI dari 5-8 Maret menunjukkan
sebanyak 54.27 persen responden menyalahkan Demokrat karena kenaikan
BBM. Tapi secara bersamaan, lebih banyak yang setuju dengan BLT yakni
54.36 persen. "Jika dijalankan, 54.36 persen publik menyatakan Demokrat
berjasa," terangnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Blog
-
▼
2012
(32)
-
▼
Maret
(15)
- Dahlan Iskan: Kalau Masih Antre, Besok Saya Gratis...
- Kereta Cepat, Jakarta-Bandung 45 Menit
- Puting Beliung Juga Terjang Bali, 2 Tewas
- Pemain Chelsea Pesta usai Singkirkan Napoli
- Tabung Gas 12 Kg Meledak, 2 Tewas 8 Luka-luka
- Asyik Teleponan, Pejalan Kaki Sekarat Disambar Kereta
- Koalisi tak Biarkan Demokrat Ambil Untung Kenaikan...
- Tewasnya Olivia Ingatkan Tragedi Pilu Nike Ardilla
- 3 Titik Kebakaran di Mal Terbesar Pekanbaru
- Lapor Sertifikat Raib, Wanita 70 Tahun Dibui
- Mobil di Atas 700 cc Bakal Kena Cukai
- Ada Oknum Polisi Dalam Perampok Emas Ciputat
- Gempa 5,5 SR Terasa Menghentak di Aceh
- SBY Minta PSSI Introspeksi
- SBY Berpeluang Turun Tangan Atasi Kisruh PSSI
-
▼
Maret
(15)
