Asyik Teleponan, Pejalan Kaki Sekarat Disambar Kereta

Minggu, 11 Maret 2012

JAKARTA - Jangan sembarangan main handphone di keramaian umum, karena taruhannya nyawa! Seperti yang dialami seorang pejalan kaki di Stasiun Kebayoran, Jakarta. Karena terlalu dekat dengan rel kereta api dan tak mendengar kereta datang, ia tersambar kereta, Minggu (11/3), sekitar pukul 13.00 siang gara-gara asyik teleponan dengan HP. 


Di tengah panas terik, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit, tempat kejadian yang berdekatan dengan pos keamanan dan juga jalan raya kemudian dijaga beberapa petugas polisi. "Orangnya lagi teleponan, menghadap ke belakang. Dia tidak tahu ada kereta datang dari belakangnya. Sudah ada yang meneriaki untuk menghindar tapi tidak didengar," kata seorang pedagang asongan di kereta KRL jurusan Serpong-Tanah Abang sambil menunjukkan tempat lokasi kejadian yang sedang dijaga polisi.

Insiden kecelakaan itu tak sampai mengganggu jadwal perjalanan kereta baik dari Tanah Abang maupun dari Serpong. Kejadian itu menjadi perbincangan para pedagang asongan. Tak hanya di stasiun Kebayoran, para pedagang asongan di stasiun Sudimara pun ramai membicarakan insiden tersebut. "Orang yang keserempet kereta sekarat kayaknya, keluar darah dari hidungnya. Sudah dibawa ke Rumah sakit," katanya.

Umi, seorang ibu penumpang kereta KRL mengatakan kejadian serupa bukan satu kali terjadi. "Dulu malah satu keluarga yang jadi korban, di pinggir rel kesambar kereta. Gara-garanya mereka tak sadar ada kereta karena sedang asik teleponan," katanya.